Rabu, 04 Januari 2017

Pengertian Database, Struktur Database dan Pengembangan Database

Pengertian Database, Struktur Database dan Pengembangan Database - Membahas mengenai pengertian database, struktur dari databe dan pengembangan database. Melalui artikel ini diharapkan mampu mengidentifikasi dan menjelaskan seperti apa sistem manajemen untuk database.

Rincian materi yang disajikan adalah ;
  • Database Management 
  • Fundamental Data Concepts 
  • Database Structures 
  • Database Development 

Tujuan Pembelajaran
  1. Memahami apa yang dimaksud dengan Database management. .
  2. Mengenal konsep dasar dari data dan juga mengenal jenis-jenis dari database. . 
  3. Mengerti struktur dari database dan memahami masing-masing bentuk struktur dalam database.
  4. Mengetahui apa yang dimaksud dengan kpenegembanagn database. 
  5. Mengerti apa saja yang harus dilakukan dalam pengembangan database. 
  6. Mengerti proses dari pengembangan database tersebut. . 

Pengertian Database, Struktur Database dan Pengembangan Database_
image source: safenet.gemalto.com
baca juga: Pengertian dan Contoh Sumber Daya Komputasi dan Komunikasi

Database Management

Logical Data Elements

Pengertian Database, Struktur Database dan Pengembangan Database_

• Character

Karakter adalah elemen logis data yang paling dasar, terdiri dari huruf, angka atau simbol lainnya.

• Field or data item

Tingkat selanjutnya yang lebih tinggi dari data adalah field atau bagian data. Sebuah field terdiri dari sekelompok karakter yang saling berhubungan. Secara khusus field data mewakili sebuah atribut (sebuah karakteristik atau kualitas) dari beberapa entitas (objek, orang, tempat, atau kegiatan).

Contoh : nama, gaji, dll

• Record

Field-field dari data yang saling berhubungan dikelompokkan untuk membentuk catatan (record ). Jadi, sebuah catatan mewakili kumpulan atribut yang mendeskripsikan sebuah entitas.

Contoh : catatan penggajian,dll

• File or table

Sekelompok catatan yang saling berrhubungan disebut sebagai file data, atau tabel. Sehingga file karyawan akan berisi berbagai catatan dari berbagai karyawan dari suatu perusahaan.

• Database

Database adalah kumpulan terintegrasi dari elemen data yang secara logika saling berhubungan. Database mengonsolidasikan berbagai catatan yang dahulu disimpan dalam file-file terpisah ke dalam satu gabungan umum elemen data yang menyediakan data untuk banyak aplikasi.

Electric Utility Database

Pengertian Database, Struktur Database dan Pengembangan Database 2_

Jenis-jenis Database :
  • Database operasional ; menyimpan data terinci yang dibutuhkan untuk mendukung proses bisnis dan operasi dari suatu perusahaan. Database operasional juga disebut sebagai subject area database (SADB), database transaksi (transaction database), dan database produksi (production database).
  • Database Terdistribusi (distributed database) ; dapat berlokasi di dalam server jaringan di World Wide Web, di intranet dan ekstranet perusahaan, atau di jaringan perusahaan lain. Database terdistribusi dapat berupa kopi dari database operasional atau analitis, database hipermedia atau diskusi, atau jenis database lainnya.
  • Database Eksternal ; Akes ke informasi yang kaya dari database eksternal tersedia secara gratis dari berbagai layanan komersial online, dan dengan atau tanpa biaya dari banyak sumber di World Wide Web.
  • Database Hipermedia ; Sebuah situs Wb menyiman informasi semacam ini dalam database hipermedia yang terdiri dari berbagai halaman hyperlink dari multimedia. Dari sudut pandang manajemen database, rangkaian dari berbagai halaman multimedia yng saling berhubungan dalam sebuah situs Web adalah database dari berbagai elemen halaman hipermedia yng saling berhubungan, bukan merupakan catatan data yang saling berhubungan.

Database Structure

Common database structures…
  • Hierarchical
  • Network
  • Relational
  • Object-oriented
  • Multi-dimensional

Hubungan antara berbagai elemen data terpisah yang disimpan dalam database didasarkan pada salah satu dari beberapa struktur atau model logis data. Software DBMS didesain untk menggunakan struktur data tertentu agar dapat memberi para pemakai akhir akses yang cepat dan mudah ke informasi yang disimpan dalam database.

Hierarchical Structure

  • Early DBMS structure
  • Records arranged in tree-like structure
  • Relationships are one-to-many


Software DBMS awal menggunakan struktur hirarkis, yang membuat hubungan antar cattan membentuk hierarki atau struktur yang seperti pohon. Dalam model hirarki tradisional, semua catatan merupakan dependen dan diatur dalam struktur multi tingkat, teridiri dari catatan akar (roat) dan sejumlah tingkat subordinat. Semua hubungan antar catatan adalah satu-ke-banyak, karena setiap elemen data dihubungkan ke hanya satu elemen di atasnya.

Network Structure
  • Used in some mainframe DBMS packages
  • Many-to-many relationships


Struktur jaringan dapat mewakili hubungan logis yang lebih rumit, dan masih digunakan oleh beberapa software mainframe DBMS. Struktur ini memungkinkan hubungan banyak-ke-banyak antar catatan, dengan kata lain model jaringan dapat mengakses elemen data dengan mengikuti salah satu dari beberapa jalur, karena elemen data atau catatan apapun dapat dihubungkan ke banyak elemen data lainnya.

Relational Structure


Most widely used structure
  • Data elements are stored in tables
  • Row represents a record; column is a field
  • Can relate data in one file with data in another, if both files share a common data element

Model relasional adlaah model yang paling banyak digunakan dari ketiga struktur database. Model ini digunakan oleh kebanyakan software DBMS mikrokomputer, dan juga sistem skala menengah dan mainframe. Dalam model ini, semua elemen data dalam database disimpan dan dipandang dalam bentuk tabel-tabel sederhana.

Relational Operations

• Select

Create a subset of records that meet a stated criterion

Example: employees earning more than $30,000

• Join

Combine two or more tables temporarily

Looks like one big table

• Project

Create a subset of columns in a table

Multidimensional Structure

• Variation of relational model

– Uses multidimensional structures to organize data

– Data elements are viewed as being in cubes

– Popular for analytical databases that support Online Analytical Processing (OLAP)

Multidimensional Model


Struktur database multidimensional adalah variasi dari model relasional yang menggunakan struktur multidimensional untuk mengatur data dan menyajikan hubungan antardata. Setiap sel dalam struktur multidimensional berisi data teragregasi yang berhubungan dengan berbagai elemen bersama dengan setiap dimensinya.

Object-Oriented Structure

Model database yang berorientasi pada objek dianggap merupakan salah satu dari teknologi penting dari generasi baru aplikasi multimedia berbasis Web. Model yang berorientasi pada objek ini juga mendukung pewarisan (inheritance) yaitu objek-objek baru dapat secara otomatis dibuat dengan mereplikasi beberapa atau semua karakteristik dari satu atau lebih objek asal (parent).

• An object consists of

– Data values describing the attributes of an entity

– Operations that can be performed on the data

• Encapsulation

– Combine data and operations

• Inheritance

– New objects can be created by replicating some or all of the characteristics of parent objects

• Used in object-oriented database management systems (OODBMS)

• Supports complex data types more efficiently than relational databases

– Examples: graphic images, video clips, web pages



Source: Adapted from Ivar Jacobsen, Maria Ericsson, and Ageneta Jacobsen, The Object Advantage: Business Process
Reengineering with Object Technology (New York: ACM Press, 1995), p. 65.
Copyright @ 1995, Association for Computing Machinery. By permission.


Evaluation of Database Structures

Struktur data hierarkis adalah model natural untuk berbagai database yang digunakan untuk memproses transaksi yang jenisnya rutin dan terstruktur, yang merupakan karakteristik dari banyak operasi bisnis. Struktur data jaringan dapat dengan mudah menangani hubungan banyak-ke-banyak. Oleh karenanya struktur itu menjadi lebih fleksibel daripada struktur hierarkis dalam mendukung database untuk berbagai jenis operasi bisnis. Keterbatasan utama dari model relasional adalah DBMS relasional tidak dapat memproses jumlah besar transaksi bisnis secepat dan seefektif informasi yang dikelola dengan model hierarkis serta jaringan, atau untuk aplikasi rumit bervolume besar, seperti yang dilakukan oleh model yang berorientasi pada objek.

• Hierarchical

– Works for structured, routine transactions

– Can’t handle many-to-many relationship

• Network

– More flexible than hierarchical

– Unable to handle ad hoc requests

• Relational

– Easily responds to ad hoc requests

– Easier to work with and maintain

– Not as efficient/quick as hierarchical or network

Database Development

• Database Administrator (DBA)

– In charge of enterprise database development

– Improves the integrity and security of organizational databases

– Uses Data Definition Language (DDL) to develop and specify data contents, relationships, and structure

– Stores these specifications in a data dictionary or a metadata repository

• A data dictionary (kamus data) adalah katalog atau direktori manajemen database yang berisi metadata, yaitu data mengenai data. Kamus data bergantung pada komponen software DBMS untuk mengelola database definisi data, yaitu metadata mengenai struktur, elemen data, dan karakteristik lainnya dari database organisasi.

• A data dictionory relies on a specialized database software component to manage a database of data definitions, which is metadata about the structure, data elements, and other characteristics of an organization’s database.

• For example, it contains

– the names and descriptions of all types of data records and their interrelationships;

– information outlining requirements for end users’ access and use of application programs; and

– database maintenance and security.



Data Planning Process


• Database development is a top-down process

– Develop an enterprise model that defines the basic business process of the enterprise

– Define the information needs of end users in a business process

– Identify the key data elements that are needed to perform specific business activities (entity relationship diagrams)

Pengembangan database dimulai dengan proses perencanaan data dari atas ke bawah. DBA dan para desainer bekerja dengan manajemen pemakai akhir dalam perusahaan untuk mengembangkan model perusahaan yang mendefinisikan proses bisnis dasar dari perusahaan. Kemudian, mereka menetapkan kebutuhan informasi dari para pemakai akhir dalam proses bisnis, seperti proses pembelian/penerimaan yang dimiliki semua bisnis.

Entity Relationship Diagram



Database Design Process

• Data relationships are represented in a data model that supports a business process

• This model is the schema or subschema on
which to base…

– The physical design of the database

– The development of application programs to support business processes

• Logical Design

– Schema - overall logical view of relationships

– Subschema - logical view for specific end users

– Data models for DBMS

• Physical Design

– How data are to be physically stored and
accessed on storage devices

Logical and Physical Database Views



Sekian artikel tentang Pengertian Database, Struktur Database dan Pengembangan Database. Semoga bermanfaat.

Daftar Pustaka
  • O’Brien, James A, Introduction to Information Systems, 15th Edition, McGraw Hill, 2010.

Terimakasih sudah membaca artikel di situs ini, silahkan tinggalkan komentar dan pertanyaan..
EmoticonEmoticon

Please enable / Bitte aktiviere JavaScript!
Veuillez activer / Por favor activa el Javascript![ ? ]